Notification

×

Iklan

Iklan

Mudik Gratis Jateng: Rombongan Pati Berangkat dari TMII

16/03/26 | 20:13 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-16T13:13:36Z


PatiToday.com
, JAKARTA – Halaman Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, pada pagi hari dipenuhi suasana yang penuh haru dan antusiasme. Berbagai koper serta tas besar memenuhi area tersebut, sementara wajah-wajah ratusan warga Kabupaten Pati terpampang ekspresi tak sabar untuk kembali ke kampung halaman. Senin, 16/3/2026.


Sebanyak 16 bus telah berjejer rapi di lokasi, siap mengantar mereka menempuh perjalanan panjang yang lebih dari sekadar perjalanan pulang – melainkan perjalanan untuk mewujudkan rasa rindu yang telah lama terpendam.

 

Sebanyak 702 warga Pati mendapatkan kesempatan mudik gratis melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah. Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra hadir langsung di lokasi keberangkatan untuk mendampingi proses pelepasan rombongan.

 

“Pagi ini saya bersama Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati mendampingi Pak Gubernur melepas rombongan bus pemudik dari Kabupaten Pati,” ujar Chandra.

 

Ia menjelaskan bahwa armada bus untuk pemudik Pati bersumber dari beberapa pihak terkait. Sebanyak sepuluh bus disediakan oleh Pemkab Pati, tiga bus dari Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Jateng, dua bus dari Semen Gresik, dan satu bus dari Jasa Raharja. 


“Total untuk Kabupaten Pati ada 16 bus dengan 702 orang pemudik,” tambahnya.

 

Sebelum keberangkatan, seluruh armada telah melalui pemeriksaan menyeluruh oleh petugas Dishub guna memastikan keamanan perjalanan. 


“Tadi Pak Kepala Dinas sudah mengecek semua busnya. Busnya bagus, keren, dan aman,” ujar Plt Bupati yang juga berharap seluruh pemudik dapat tiba di Kabupaten Pati dengan selamat dan sehat. 


“Semoga pemudik sampai Kabupaten Pati dengan keadaan sehat dan perjalanan mudiknya lancar,” pungkasnya.

 

LDi antara para pemudik, Daryono – seorang pengemudi ojek online di Jakarta yang akan kembali ke Kecamatan Tambakromo – mengaku program mudik gratis sangat membantu pekerja informal seperti dirinya. 


“Menurut saya sangat-sangat membantu sekali untuk kalangan warga menengah ke bawah,” katanya, sambil berharap jumlah armada bus dapat ditambah pada tahun mendatang agar lebih banyak teman-teman yang belum bisa ikut tahun ini dapat mendapatkan kesempatan yang sama.

 

Harapan serupa juga disampaikan oleh Pawi, pedagang kopi keliling di Jakarta yang akan mudik ke Kecamatan Gabus. 


“Tahun ini Alhamdulillah cukup bagus,” ujarnya, menambahkan harapannya agar program mudik gratis terus dilanjutkan dan diperbaiki pada tahun-tahun berikutnya. 


“Semoga ke depannya lebih bagus lagi dan bisa ditambah armadanya,” tandasnya.

 

Pelepasan rombongan pemudik dilakukan secara langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sekitar pukul 10.00 WIB. Menurutnya, program mudik gratis tahun ini merupakan hasil kerja sama Pemprov Jawa Tengah dengan berbagai pihak, antara lain Baznas, Bank Jateng, dan sejumlah instansi lainnya.

 

“Jadi hari ini kita lakukan mudik gratis Pemprov Jawa Tengah yang diikuti oleh 35 kabupaten kota,” jelas Luthfi. 


Total ada 325 bus yang disiapkan untuk mengangkut pemudik menuju berbagai daerah di Jawa Tengah.

 

Sebagian besar peserta program ini merupakan pekerja informal yang tinggal dan bekerja di wilayah Jabodetabek dengan penghasilan relatif rendah. 


“Rata-rata mereka pekerja informal yang gajinya di bawah Rp 5 juta. Ada pedagang bakso, pengemudi ojek online, pembantu rumah tangga, dan lainnya,” ujar Gubernur.

 

Ia menilai program mudik gratis ini menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah untuk membantu masyarakat dalam memenuhi keinginan pulang ke kampung halaman menjelang momen Lebaran. 


“Ini merupakan bentuk hadirnya negara untuk mempermudah dan mempercepat mobilitas masyarakat,” tegasnya.

 

Setelah proses pelepasan selesai, bus-bus pemudik perlahan meninggalkan halaman TMII. Di balik kaca jendela, para pemudik melambaikan tangan sebagai bentuk ucapan terima kasih dan penanda awal perjalanan mereka untuk mencurahkan rasa rindu pada kampung halaman. (Aris)

×
Berita Terbaru Update