Notification

×

Iklan

Iklan

Sekolah Rakyat Pati Siap Bantu Miskin Ekstrem, Target Beroperasi Tahun Ajaran Baru

08/01/26 | 20:34 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-08T13:34:27Z


PatiToday.com
, PATI – Bupati Pati, Sudewo, didampingi Wakil Bupati Risma Ardhi Chandra, secara resmi menghadiri acara peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Sekolah Rakyat Kabupaten Pati. Pembangunan fasilitas pendidikan ini berlokasi di lahan Sekolah Rakyat yang berada di area Kantor Kecamatan Tlogowungu, dan dijadikan tonggak penting dalam upaya penguatan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem di seluruh Kabupaten Pati. Kamis, 8/1/2026.

Acara yang menjadi momen bersejarah ini menandai awal pelaksanaan pembangunan yang ditargetkan selesai pada bulan Juli 2026. Dengan demikian, Sekolah Rakyat Kabupaten Pati diharapkan sudah dapat beroperasi dan menerima siswa mulai tahun ajaran 2026–2027.

 

"Ini adalah acara peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Pati. Ditargetkan selesai bulan Juli 2026, sehingga tahun ajaran 2026–2027 sudah bisa digunakan,” jelas Bupati Sudewo dalam sambutannya pada acara tersebut.

 

Pembangunan Sekolah Rakyat ini diperuntukkan anggaran sekitar Rp200 miliar. Bupati Sudewo juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas kehadiran program Sekolah Rakyat yang dirasa sangat bermanfaat bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

 

"Terima kasih kepada Bapak Presiden, Bapak Prabowo Subianto. Mudah-mudahan pembangunannya berjalan lancar, selamat, tidak ada halangan apa pun, dan nanti bisa bermanfaat bagi rakyat Kabupaten Pati,” ucapnya dengan penuh harapan.

 

Menurutnya, tidak semua daerah di Indonesia mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan program Sekolah Rakyat. Untuk wilayah Provinsi Jawa Tengah, sejauh ini baru terdapat 11 kabupaten yang memperoleh alokasi program tersebut, termasuk Kabupaten Pati. Bahkan, Kabupaten Pati menjadi daerah pertama di Jawa Tengah yang melaksanakan tahap awal pembangunan Sekolah Rakyat.

 

Terkait mekanisme penerimaan siswa, Bupati Sudewo menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pati akan melakukan sosialisasi menyeluruh kepada masyarakat mengenai kriteria calon peserta didik yang berhak mengikuti program ini. Kriteria utama adalah masyarakat miskin dan miskin ekstrem, yang akan melalui proses verifikasi secara faktual untuk memastikan keabsahan data.

 

“Miskin ekstrem itu akan kami cek secara faktual, tidak boleh fiktif, tidak boleh ada permainan data. Kami cek berkali-kali supaya betul-betul valid,” tegasnya, menekankan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan program ini tepat sasaran.

 

Program Sekolah Rakyat diharapkan menjadi solusi nyata dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang inklusif dan berkeadilan, sekaligus menjadi landasan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Pati ke depannya. (Aris)

×
Berita Terbaru Update