PatiToday.com, Sumenep - Pembangunan infrastruktur jalan di wilayah kepulauan Sumenep, Jawa Timur, kembali menjadi perhatian serius.
Anggota Komisi III DPRD Sumenep asal Daerah Pemilihan (Dapil) VII, Hosnan Abrori, mengatakan, peningkatan kualitas jalan di kepulauan, khususnya Pulau Sapudi dan Pulau Raas segera dilakukan lebih maksimal, agar tidak tertinggal dibandingkan wilayah daratan.
Masyarakat kepulauan, lanjutnya, memiliki kebutuhan yang sama terhadap akses jalan yang layak, baik untuk mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, maupun mobilitas sehari-hari.
"Kami akan terus berusaha agar mulai 2027 AMP bisa berdiri di Pulau Sapudi. Dengan begitu, pembangunan jalan di Sapudi bisa menggunakan hotmix dan kualitas jalan nantinya bisa sama seperti jalan di daratan,"ujarnya.
Dia menjelaskan, keberadaan Asphalt Mixing Plant (AMP) di Sapudi menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kendala pembangunan jalan di wilayah kepulauan.
Selama ini, distribusi material aspal dari daratan menuju kepulauan membutuhkan waktu dan biaya lebih besar.
Dengan adanya AMP, proses pembangunan maupun pemeliharaan jalan dinilai dapat berjalan lebih cepat dan efisien.
"Kalau AMP sudah ada di Sapudi, pembangunan jalan tidak lagi terlalu bergantung pada pengiriman material dari daratan,"jelasnya
Selain di Sapudi, Hosnan juga memberikan perhatian terhadap kondisi infrastruktur jalan di Pulau Raas.
Ia mengusulkan agar pembangunan jalan di wilayah tersebut menggunakan konstruksi beton atau cor.
Menurutnya, karakteristik wilayah Raas perlu menjadi pertimbangan dalam menentukan metode pembangunan jalan.
"Untuk di Raas, kami dorong agar menggunakan jalan cor. Untuk itu, Dinas PU perlu memiliki truk mixer beton sendiri," paparnya.
Menurutnya, keberadaan peralatan pendukung milik pemerintah daerah di wilayah kepulauan akan mempercepat pekerjaan pembangunan.
"Pemerintah daerah tidak perlu selalu menunggu ketersediaan alat dari pihak lain ketika pembangunan infrastruktur akan dilakukan,"tutupnya.(Min)

