PatiToday.com, Sumenep - Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, memastikan, kehadiran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) tidak akan menggeser keberadaan koperasi konvensional yang selama ini telah berkembang di kabupaten berjuluk Kota Keris itu.
Menurutnya, kedua jenis koperasi tersebut justru dapat berjalan berdampingan. Alasannya, karena memiliki karakteristik dan pangsa pasar yang berbeda.
"Kedua koperasi itu sesuatu yang berbeda ya. KDMP itu kan bagian dari program pemerintah pusat. Dari sisi aktivitasnya itu kan masih nanti. Kita belum tahu secara detail seperti apa mekanisme berkaitan dengan KDMP ke depannya," kata Achmad Fauzi, Kamis (23/7/2026).
Ia menilai, masyarakat tidak perlu khawatir dengan hadirnya KDMP. Sebab, selama ini ratusan koperasi yang ada di Sumenep tetap mampu beroperasi tanpa menimbulkan persaingan yang tidak sehat.
Menurutnya, kedua jenis koperasi tersebut justru dapat berjalan berdampingan. Sehingga keberadaannya dapat saling melengkapi.
"Menurut saya, koperasi punya pangsa pasarnya sendiri-sendiri. Sampai saat ini, meski koperasi jumlahnya ratusan, tidak ada persoalan. Karena memang mereka punya pasarnya masing-masing. Mereka juga punya cara masing-masing," tutupnya.(Min)

