Notification

×

Iklan

Iklan

TMMD ke-128 TA 2026 Digelar, Percepat Pembangunan Infrastruktur Desa di Pati

22/04/26 | 20:21 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-22T13:21:37Z


PatiToday.com
, PATI – Upaya percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa kembali digulirkan melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026. Acara pembukaan resmi dilaksanakan di Lapangan Desa Gunungpanti, Kecamatan Winong, pada Rabu (22/4/2026).

 

Program strategis ini mengusung sejumlah sasaran fisik yang nyata dan dirasakan langsung oleh warga. Di antaranya adalah pembangunan jalan sepanjang 950 meter, renovasi 6 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pengeboran sumur untuk kebutuhan pertanian, serta pembangunan 6 titik Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK) yang berlokasi di Desa Godo.

 

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, Dandim 0718/Pati, Kapolresta Pati, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menandakan komitmen kuat dalam menyukseskan program nasional tersebut.

 

Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menegaskan bahwa TMMD hadir sebagai instrumen kolaboratif yang efektif untuk menjawab berbagai kebutuhan dasar masyarakat di wilayah pedesaan. Melalui program ini, pembangunan fisik diharapkan dapat menjangkau area yang selama ini sulit diakses.

 

"Jadi kegiatan ini memang kegiatan rutin yang dilakukan oleh TNI bersama Pemerintah Kabupaten Pati. Tujuannya tidak hanya untuk membangun infrastruktur, tetapi juga untuk mempererat kebersamaan, kekompakan, dan kemanunggalan TNI bersama rakyat," ungkap Risma Ardhi Chandra.

 

Menurutnya, sinergi yang terjalin antara TNI, Pemerintah Kabupaten, dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program. Kolaborasi ini dinilai mampu mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa yang membutuhkan.

 

Sementara itu, Dandim 0718/Pati, Letkol Arm Timotius Berlian Yogi Ananto, menambahkan bahwa TMMD ke-128 tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap lingkungan hidup.

 

Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap ekosistem, pihaknya merencanakan kegiatan penghijauan massal. "Nanti kita rencanakan pada tanggal 2 Mei akan dilakukan penanaman pohon kurang lebih sekitar 1.000 pohon. Intinya kita peduli agar Pegunungan Kendeng tidak terjadi longsor lagi," tegasnya.

 

Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk menjaga kelestarian alam sekaligus mencegah bencana tanah longsor yang sering menjadi ancaman di wilayah sekitar Pegunungan Kendeng.

 

Seluruh rangkaian kegiatan TMMD ke-128 direncanakan berlangsung selama 30 hari kerja. Dengan semangat gotong royong, target pekerjaan fisik maupun non-fisik diharapkan dapat tuntas dan diserahterimakan tepat waktu pada saat acara penutupan yang dijadwalkan berlangsung pada 21 Mei 2026 mendatang.

 

Di akhir sambutannya, Plt. Bupati Pati menyampaikan harapannya agar cakupan program TMMD ke depannya semakin luas dan menyentuh daerah yang lebih membutuhkan.

 

"Harapan kami, TMMD berikutnya bisa dilaksanakan di daerah-daerah yang lebih terpencil atau wilayah perbatasan Kabupaten Pati dengan daerah lain, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat," pungkasnya. (Aris)

×
Berita Terbaru Update