Notification

×

Iklan

Iklan

Dana Zakat Infaq Shodaqoh Baznas Pati Disalurkan Cepat, Berbagai Kelompok Masyarakat Dapat Bantuan

09/03/26 | 10:19 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-09T03:19:44Z


PatiToday.com
, Pati-Drs. H. M. Amari, M.Si, Komandan BTB Baznas Kabupaten Pati, menyampaikan rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Baznas Kabupaten Pati jelang bulan suci Ramadan. Menurutnya, penyaluran dana zakat, infaq, dan shodaqoh harus dilakukan dengan kecepatan tinggi tanpa alasan apapun. 


"Dana ini bersumber dari Muzakki (orang yang memberi zakat), sehingga harus tepat sasaran diberikan kepada mereka yang berhak menerima, terutama fakir dan miskin," ujarnya.

 

Amari menjelaskan bahwa kondisi masyarakat di Kabupaten Pati menunjukkan masih banyaknya saudara yang sangat membutuhkan dukungan, baik dalam hal tempat tinggal, biaya hidup, maupun pengobatan. Permasalahan kesehatan menjadi fokus utama, karena banyak warga yang memiliki BPJS namun terlambat membayar, sehingga tidak bisa mengakses pelayanan rumah sakit. 


"Bahkan ada yang tidak memiliki uang sama sekali untuk berobat, sehingga terpaksa mencari jalan pintas atau menghadapi kesulitan yang lebih parah," katanya. 


Melalui survei yang telah dilakukan, Baznas Pati mengidentifikasi bahwa sebagian besar yang membutuhkan bantuan kesehatan adalah kelompok masyarakat miskin, sehingga bantuan segera disalurkan ke rumah sakit kerja sama dengan jumlah dana yang berbeda-beda sesuai prosentase dan jumlah penduduk di setiap kawasan.

 

Selain bantuan kesehatan, Baznas Pati juga melaksanakan santunan untuk anak yatim. Kegiatan ini telah berjalan selama 1 minggu dengan pemberian bantuan berupa uang sebesar Rp450.000 per anak yatim. Total anak yatim yang menerima bantuan mencapai 2.060 orang, dengan total dana yang dikeluarkan sebesar Rp539.728.125.000.

 

Tak hanya itu, bantuan juga diberikan kepada mualaf. Baznas Pati menghitung data mualaf mulai dari tahun 2003 hingga 2016, yang berjumlah sekitar 300 orang. Setiap mualaf menerima bantuan uang dan perlengkapan lainnya, dengan total dana yang digunakan sebesar Rp650.623.000.

 

Untuk mendukung pendidikan, Baznas Pati memberikan bantuan kepada siswa SMP negeri dan swasta, serta MTs negeri dan swasta. Sebanyak 542 siswa menerima bantuan dengan total dana Rp271 juta. Bantuan pendidikan juga diperluas untuk siswa SD negeri dan swasta serta tingkat lainnya sesuai kebutuhan.

 

Jelang puasa, Kabupaten Pati juga dihantui oleh bencana banjir yang cukup parah, terutama di wilayah barat. Baznas Pati segera merespons dengan memberikan bantuan yang menghabiskan dana sebesar Rp81.800.071 untuk membantu korban banjir.

 

Selain itu, Baznas Pati juga mengikuti arahan PLT Bupati untuk memberikan bantuan kepada berbagai kelompok, termasuk bantuan medis untuk 30 orang di sekitar masjid dengan total dana Rp50 juta, serta bantuan sebesar Rp253 juta untuk anak yatim piatu dan keluarga yang membutuhkan. Bantuan juga diberikan untuk perbaikan masjid yang membutuhkan, dengan nilai dana sekitar Rp5 juta per masjid.

 

"Kita juga memberikan bantuan kepada masyarakat yang memiliki kondisi khusus, seperti mereka yang tidak bisa bekerja karena sakit atau memiliki disabilitas. Ada yang mendapatkan bantuan hingga Rp15 juta tergantung tingkat keparahan kebutuhannya, termasuk untuk perbaikan rumah yang rusak atau biaya pengobatan yang besar," jelas Amari.

 

Baznas Pati juga siap membantu masyarakat yang memiliki BPJS namun tidak mampu membayar biaya perjalanan ke rumah sakit, bahkan menyediakan kendaraan untuk mereka yang sangat membutuhkan. 


"Kita selalu berusaha merespons setiap kebutuhan masyarakat dengan cepat dan tepat, karena setiap dana yang kita kelola adalah amanah dari Muzakki yang harus kita laksanakan dengan baik," tutupnya. 


Alhamdulillah, sebagian besar kegiatan telah berjalan sesuai rencana, meskipun masih ada beberapa yang sedang dalam proses penyaluran karena keterbatasan waktu dan sumber daya. (Aris)

×
Berita Terbaru Update