Notification

×

Iklan

Iklan

Peresmian SPPG Yayasan Masda Putra Abadi: Pengasuh Pesantren Ajak Kelola dengan Transparan

06/02/26 | 21:10 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-06T14:10:00Z


PatiToday.com
, PATI – Satuan Tugas (Satgas) Makanan Bergizi (MBG) Kabupaten Pati akan melakukan inspeksi mendalam (sidak) terhadap Sarana Penyedia Pangan Gizi (SPPG) yang mendapatkan keluhan atau laporan dari masyarakat. Pemberitahuan ini disampaikan oleh Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, pada acara peresmian SPPG Yayasan Masda Putra Abadi di Desa Pegandan, Kecamatan Margorejo, sore hari tadi. Jum'at, 6/2/2026.

 

Acara peresmian yang bertujuan untuk memperkuat layanan pemenuhan gizi bagi penerima manfaat diikuti oleh berbagai pihak terkait. Di antaranya Pengasuh Pondok Pesantren Maslakhul Huda sekaligus Rektor Institut Pendidikan Masyarakat Al-Falah (IPMAFA), Abdul Ghaffar Rozin; Pejabat Sementara (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Pati; Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekda Pati; serta jajaran pemerintah daerah dan pengelola terkait.

 

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Pati menegaskan bahwa SPPG yang dikelola di bawah naungan pondok pesantren memiliki komitmen yang solid terhadap kebersihan, sanitasi, dan standar keamanan pangan. Menurutnya, fasilitas SPPG Yayasan Masda Putra Abadi telah memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan, mulai dari sarana dan prasarana pengolahan makanan hingga sistem pembuangan air limbah.

 

“Alhamdulillah, SPPG ini dimotori langsung oleh pendiri pondok pesantren, sehingga saya tidak khawatir. Dari fasilitas hingga sanitasi sudah terlihat memenuhi standar. Komitmennya juga luar biasa karena makanan harus dihabiskan untuk penerima manfaat,” ujar Risma Ardhi Chandra.

 

Plt. Bupati juga menyampaikan keprihatinannya terkait beberapa laporan masyarakat mengenai kualitas menu di sejumlah SPPG lainnya di wilayah Kabupaten Pati. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Pati telah mengaktifkan Satgas MBG yang akan melakukan pemeriksaan menyeluruh agar seluruh SPPG beroperasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

“Kami akan melakukan sidak ke SPPG-SPPG yang dilaporkan masyarakat. Harapan kami, SPPG Masda Putra Abadi ini bisa menjadi SPPG teladan, termasuk dalam penggunaan bahan baku lokal agar potensi daerah dapat dimanfaatkan secara optimal,” tegasnya.

 

Sementara itu, Abdul Ghaffar Rozin mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengawal keberlangsungan program SPPG di Kabupaten Pati. Ia menekankan pentingnya tata kelola yang baik, pemenuhan semua persyaratan administratif, serta komitmen pengelola dalam mengelola anggaran secara transparan dan bertanggung jawab.

 

“SPPG ini adalah wajah pesantren, kampus, dan pengabdian kepada masyarakat. Apa yang diterima dari pemerintah harus dibelanjakan sebaik-baiknya untuk penerima manfaat. Kami juga meminta agar pengelola aktif berkoordinasi dengan masyarakat dan aparatur, serta memastikan keamanan pangan dari tahap pemilihan bahan baku hingga distribusi ke tangan penerima manfaat,” ungkapnya. (Aris)

×
Berita Terbaru Update