PatiToday.com, PATI – Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, khususnya Bidang Sumber Daya Air (SDA), melaksanakan kegiatan pembersihan Sungai Bango yang berada di Desa Bulumanis Lor, Kecamatan Margoyoso, pada Kamis, 21 Mei 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga fungsi sungai agar tetap optimal, sekaligus mengurangi potensi banjir yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat di wilayah sekitar.
Dalam pelaksanaannya, DPUTR Kabupaten Pati menerjunkan alat berat jenis Excavator PC200 untuk mempercepat proses normalisasi dan pembersihan sungai. Penggunaan alat berat tersebut dinilai efektif dalam mengangkat sedimentasi, lumpur, serta material yang menghambat aliran air di Sungai Bango.
Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUTR Kabupaten Pati menyampaikan bahwa pemeliharaan sungai secara berkala merupakan langkah penting dalam menjaga kelancaran sistem drainase dan pengairan, terutama menjelang musim hujan.
Pembersihan sungai dilakukan dengan fokus pada pengangkatan endapan tanah, tumbuhan liar, serta berbagai material yang berpotensi menyebabkan penyempitan alur sungai. Dengan kondisi sungai yang lebih bersih dan lancar, diharapkan kapasitas tampung air dapat meningkat sehingga risiko genangan maupun banjir dapat diminimalisir.
Selain berfungsi sebagai saluran pembuangan air, Sungai Bango juga memiliki peran penting dalam mendukung sistem pengairan pertanian yang menjadi salah satu sektor unggulan masyarakat Kecamatan Margoyoso. Oleh karena itu, keberadaan sungai yang terawat menjadi faktor penting dalam menunjang produktivitas lahan pertanian dan aktivitas ekonomi warga.
Masyarakat setempat menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh DPUTR Kabupaten Pati tersebut. Warga berharap program pemeliharaan dan normalisasi sungai dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai wilayah yang memiliki potensi permasalahan serupa.
Pemerintah Kabupaten Pati berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur sumber daya air melalui berbagai program pemeliharaan, normalisasi sungai, serta penanganan daerah rawan banjir. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan. (Aris)

