Notification

×

Iklan

Iklan

Pengamanan Maritim Juwana Diperketat Jelang Lebaran 2026: Plt. Bupati Pati Pimpin Apel Sinergi Tim Terpadu

23/02/26 | 16:16 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-23T09:16:55Z


PatiToday.com
, PATI – Kawasan maritim Juwana, yang dikenal sebagai urat nadi perekonomian pesisir Kabupaten Pati, kini menjadi fokus utama pemerintah daerah. Menjelang puncak arus kedatangan kapal Idul Fitri 2026, langkah-langkah pengamanan dan pengaturan kapal diperketat secara signifikan. Hal ini ditegaskan dalam Apel Bersama Tim Terpadu Maritim Juwana yang berlangsung khidmat di Lapangan UPP Kelas III Juwana pada hari Senin, 23 Februari 2026.

 

Apel gabungan yang dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Pati dalam mengantisipasi potensi kecelakaan laut dan menata ulang sistem tambat-labuh kapal. Kondisi ini menjadi krusial mengingat lonjakan aktivitas pelayaran yang diprediksi akan terjadi selama periode Lebaran.

 

Pembentukan Tim Terpadu Maritim Juwana sendiri telah diresmikan melalui Keputusan Bupati Pati Tahun 2026, mencerminkan keseriusan Pemkab Pati dalam mengelola sektor maritim. Tim ini bukan hanya sekadar gugus tugas, melainkan instrumen strategis yang dirancang untuk menjaga ketertiban di berbagai lini aktivitas pelabuhan perikanan, tempat pelelangan ikan (TPI), hingga alur vital Sungai Silugonggo. Sungai ini memiliki peran sentral sebagai jalur transportasi dan ekonomi bagi masyarakat pesisir.

 

Dalam sambutannya yang penuh penekanan, Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menggarisbawahi pentingnya kawasan maritim Juwana. 


“Kawasan maritim Juwana adalah urat nadi perekonomian masyarakat pesisir Kabupaten Pati. Aktivitas tambat-labuh, bongkar muat ikan, hingga pelelangan harus kita jaga bersama agar tetap aman dan produktif,” tegas Chandra, menyoroti betapa krusialnya menjaga stabilitas di area ini.

 

Chandra tidak menampik bahwa masih banyak tantangan yang perlu diatasi di lapangan. Beberapa isu yang menjadi sorotan antara lain penataan kapal yang belum tertib, potensi risiko kebakaran kapal yang selalu mengintai, serta aspek keamanan dan keselamatan pelayaran yang memerlukan perhatian lebih. 


Oleh karena itu, Tim Terpadu Maritim Juwana akan memperkuat sejumlah program kerja. Ini mencakup peningkatan intensitas patroli keamanan, penataan sistem tambat-labuh yang lebih terstruktur, mitigasi risiko kebakaran dengan langkah-langkah preventif, serta pemeriksaan ketat terhadap kelengkapan alat keselamatan berlayar pada setiap kapal.

 

Sinergi dan komunikasi yang solid menjadi kunci utama keberhasilan tim ini. “Kunci keberhasilan tim ini adalah sinergi dan komunikasi yang solid. Tidak boleh ada ego sektoral. Semua harus bergerak dalam satu komando dan satu tujuan,” ujar Chandra, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektoral demi tercapainya tujuan bersama. 


Ia juga menambahkan bahwa pendekatan humanis akan selalu dikedepankan dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan. Namun demikian, konsistensi dalam penegakan aturan tetap menjadi prioritas utama demi menjamin keselamatan seluruh pihak dan keberlanjutan aktivitas ekonomi maritim di Juwana.

 

Plt. Bupati Pati juga menegaskan bahwa dukungan dari seluruh elemen masyarakat, khususnya pemilik kapal dan paguyuban nelayan, sangat dibutuhkan. 


“Dukungan pemilik kapal dan paguyuban nelayan sangat dibutuhkan. Tertib tambat-labuh, melengkapi alat keselamatan, dan memahami aturan pelabuhan adalah bentuk tanggung jawab bersama,” tandasnya, mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk turut serta dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

 

Usai pelaksanaan apel, Plt. Bupati Pati bersama jajaran Tim Terpadu Maritim Juwana segera melakukan peninjauan langsung. Kunjungan ini meliputi kawasan TPI II, TPI I Juwana, serta Pangkalan TNI AL Juwana. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh persiapan pengamanan dan penataan kawasan maritim Juwana telah berjalan secara optimal, sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat pesisir, khususnya menjelang lonjakan aktivitas di musim Lebaran. (Aris)

×
Berita Terbaru Update