PatiToday.com, PATI — Pj Sekda Kabupaten Pati, Teguh Widyatmoko, menyoroti pentingnya menjaga Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) di masa perayaan Idul Fitri tahun ini. Hal tersebut disampaikannya saat menyambut kedatangan bus yang membawa peserta program Mudik Gratis di halaman Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pati. Bus-bus yang membawa ratusan pemudik tersebut tiba pada hari Senin malam (16/3), sekitar pukul 21.00 Waktu Indonesia Barat (WIB).
Para peserta mudik yang pagi hari sebelumnya diberangkatkan oleh Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, tidak hanya disambut oleh Pj Sekda saja. Penyambutan juga dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah (Pemkab) Pati, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati, Komando Distrik Militer (Kodim) 0718/Pati, serta perwakilan dari Jasa Raharja.
Dalam kesempatan tersebut, Teguh Widyatmoko menjelaskan bahwa program Mudik Gratis merupakan wujud komitmen Pemkab Pati untuk membantu para perantau yang bekerja di luar daerah pulang kampung menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Program ini dinilai sangat bermanfaat karena mampu meringankan beban biaya perjalanan bagi masyarakat, terutama pada masa mudik dimana harga tiket transportasi umum seringkali mengalami kenaikan tajam.
Selain membahas program mudik, Pj Sekda juga mengingatkan para pemudik dan masyarakat umum untuk menghindari perayaan yang berlebihan yang berpotensi mengarah ke hal-hal negatif.
"Terkait perayaan Idul Fitri nanti, mohon bisa dihindari perayaan yang berlebihan yang justru mengarah ke hal-hal negatif," pesannya secara tegas saat memberikan sambutan.
Peringatan ini disampaikan mengingat beberapa waktu lalu terdapat kejadian warga di wilayah Pati Selatan yang menjadi korban tongtek saat sahur.
"Jaga diri, manfaatkan momentum Lebaran untuk mempererat silaturahmi antar keluarga dan tetangga," tambahnya.
Teguh juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mengawasi dan mengingatkan agar seluruh kegiatan yang dilakukan selama masa Lebaran tetap memperhatikan aspek keamanan dan ketertiban. Hal ini mencakup kegiatan seperti tongtek, takbir keliling, maupun berbagai bentuk hiburan yang biasanya digelar saat perayaan Idul Fitri.
Untuk memastikan kenyamanan dan kemudahan para peserta, Pemkab Pati telah mengatur agar bus mudik gratis tidak hanya mengantar sampai ke pusat kota Pati. Namun, bus akan melanjutkan perjalanan untuk mengantar masing-masing pemudik hingga ke kecamatan tujuan mereka.
"Selamat datang di Pati. Selamat menikmati masa liburan di Pati. Semoga nanti kembali ke Jakarta dalam keadaan sehat dan selamat," ucap Teguh kepada para pemudik yang baru tiba.
Di akhir sambutannya, ia juga berharap seluruh masyarakat Pati dapat bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif jelang dan selama perayaan Idul Fitri, sehingga momen berkumpul dengan keluarga dapat berjalan dengan aman dan menyenangkan. (Aris)

