Notification

×

Iklan

Iklan

Pemkab Pati dan Bulog Tandatangani MoU Hibah Tanah untuk Pembangunan Infrastruktur Pasca Panen

16/01/26 | 15:34 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-16T08:34:37Z


PatiToday.com
, PATI – Bupati Kabupaten Pati, Sudewo, menerima kunjungan resmi Direktur Bulog di Pendopo Kabupaten Pati pada hari Kamis (15/1). 


Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat hilirisasi pertanian dan mendorong peningkatan kesejahteraan petani lokal, sebagai bagian dari komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dan Bulog dalam penguatan sektor pasca panen.

 

Dalam pertemuan yang produktif tersebut, kedua pihak menyepakati peningkatan kerja sama melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) hibah tanah. 


Tanah yang diberikan akan digunakan secara khusus untuk pembangunan infrastruktur pasca panen, termasuk fasilitas penyimpanan dan pengolahan hasil panen yang modern.

 

Bupati Sudewo menegaskan bahwa proses pelaksanaan lanjutan akan segera dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 


"Nanti, selanjutnya segera kami proses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku agar pembangunan hilirisasi infrastruktur pasca panen itu segera dilaksanakan,” ujarnya dalam sambutannya.

 

Pemkab Pati sangat mendukung kerja sama ini karena memiliki tujuan langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani. Berdasarkan data resmi, sepanjang tahun 2025, produksi beras di Kabupaten Pati mencapai sekitar 320 ribu ton, sedangkan kebutuhan konsumsi masyarakat lokal hanya sekitar 150 ribu ton. Hal ini menghasilkan surplus beras sebesar 170 ribu ton per tahun.

 

Namun demikian, kondisi surplus tersebut belum sepenuhnya memberikan dampak optimal terhadap taraf hidup petani. 


"Meskipun dalam kondisi swasembada pangan dan surplus, faktanya belum sepenuhnya bisa mengubah kesejahteraan para petani. Maka, dengan program ini nanti Insya Allah akan meningkatkan kesejahteraan petani", tegas Sudewo dengan tegas.

 

Pembangunan infrastruktur pasca panen yang didukung Bulog juga akan menjadi pijakan penting untuk mendukung program unggulan Pemkab Pati, yakni "10 Ton Bisa" yang menargetkan hasil panen padi minimal 10 ton per hektare. 


Dengan dukungan kapasitas gudang Bulog yang lebih besar dan terstandarisasi, para petani tidak lagi perlu khawatir terhadap penyerapan hasil panen mereka.

 

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan produktivitas petani, sekaligus menjamin harga yang stabil bagi hasil kerja keras mereka. Akhirnya, kesejahteraan petani di Kabupaten Pati dapat terus meningkat secara berkelanjutan. (Aris)

×
Berita Terbaru Update