Notification

×

Iklan

Iklan

Di Tengah Bencana, Pati Gelar KORPRI Fun Run 2026 dan Terima Bantuan untuk Masyarakat Terdampak

25/01/26 | 15:56 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-25T08:56:31Z


PatiToday.com
, PATI – Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menghadiri acara Gala Dinner Pati Korpri Fun Run 2026 sekaligus Launching Komitmen Pembangunan Manajemen Talenta Kabupaten Pati yang digelar di Pendopo Kabupaten Pati. Sabtu, 24/1/2026.


Kegiatan yang menjadi momentum strategis ini tidak hanya diperuntukkan penguatan solidaritas Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi juga sebagai bentuk peneguhan reformasi birokrasi berbasis kompetensi, terutama di tengah kondisi Kabupaten Pati yang masih menghadapi situasi kebencanaan banjir dan tanah longsor.

 

Dalam sambutannya, Risma Ardhi Chandra menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran berbagai tamu kehormatan, antara lain Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI sekaligus Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Pusat, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah beserta jajarannya, serta seluruh tamu undangan yang hadir. 


Ia menginformasikan bahwa Kabupaten Pati telah memasuki masa tanggap darurat bencana sejak tanggal 9 Januari 2026 hingga 23 Januari 2026, dan periode tersebut telah diperpanjang hingga tanggal 6 Februari 2026 mendatang.

 

“Alhamdulillah, dengan dukungan para ASN Kabupaten Pati, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), sangat membantu kami dalam penanganan bencana ini,” ucap Plt. Bupati Chandra.

 

Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepedulian yang diberikan oleh KORPRI Pusat dan BKN kepada warga Kabupaten Pati yang terdampak bencana. 


“Terima kasih Prof. Zudan yang telah hadir langsung dan memberikan bantuan sebesar Rp 100 juta. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga Kabupaten Pati yang terdampak bencana,” tambahnya.

 

Kepala BKN RI sekaligus Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Pusat, Zudan Arif Fakrulloh, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan wujud solidaritas dari seluruh ASN di Indonesia. 


“Kami dari KORPRI Pusat menyalurkan bantuan dari rekan-rekan KORPRI seluruh Indonesia, termasuk dari BKN. Pada tahap ini kami salurkan bantuan sebesar Rp100 juta untuk Kabupaten Pati,” jelas Zudan.

 

Acara Pati Korpri Fun Run 2026 sendiri tidak hanya berperan sebagai ajang silaturahmi antar ASN, tetapi juga menjadi sarana penguatan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di kalangan aparatur. Plt. Bupati Chandra menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki tujuan ganda, yaitu mendorong pola hidup sehat bagi para ASN sekaligus menjadi wadah penggalangan dana untuk membantu masyarakat terdampak bencana. 


Hal ini sejalan dengan semangat ASN berakhlak yang berorientasi pada pelayanan publik dan kolaborasi antar pihak.

 

Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan peluncuran komitmen pembangunan dan penerapan manajemen talenta Kabupaten Pati. Plt. Bupati Chandra menilai bahwa pengelolaan manajemen talenta ASN merupakan langkah krusial untuk mewujudkan birokrasi yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

 

“Manajemen talenta ASN menjadi strategi dalam mengelola sumber daya manusia aparatur agar mampu melayani masyarakat dengan baik dan berdampak nyata pada peningkatan kinerja pemerintah,” ungkapnya.

 

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah sekaligus Ketua Dewan Pengurus KORPRI Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menyambut baik komitmen pembangunan manajemen talenta tersebut. 


Ia menekankan bahwa manajemen talenta adalah kunci utama untuk menghadirkan keadilan dan profesionalisme dalam lingkungan birokrasi. 


“Amanah sebagai ASN harus dijalankan oleh mereka yang kompeten dan mampu, sehingga reformasi birokrasi dapat berjalan optimal,” ujar Sumarno.

 

Zudan Arif Fakrulloh menambahkan bahwa manajemen talenta merupakan implementasi dari sistem merit atau meritokrasi, di mana setiap individu yang layak dan memiliki kompetensi sesuai akan ditempatkan pada posisi strategis. 


“Manajemen talenta adalah cara mencari orang yang paling cocok untuk mengeksekusi visi dan misi kepala daerah, sehingga pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya. (Aris)

×
Berita Terbaru Update